Puasa Sunnah Pasca Nishfu Sya’ban

PUASA SUNNAH pada bulan Sya’ban senantiasa dilakukan Rasulullah SAW. Hari ini kita sudah berada pada pertengahan bulan Sya’ban dan tinggal dua pekan lagi memasuki bulan Ramadhan , bulan saatnya kita melaksanakan puasa wajib.Tetapi ada beberapa hadits tentang puasa setelah melewati nishfu Sya’ban yang tampak seperti bertentangan satu sama lainnya. Hadits-hadits itu kelihatannya kontradiktif, antara puasa Sya’ban sebulan penuh dengan larangan puasa pasca nishfu Sya’ban. ( Baca : Berapa Lama Puasa Sunnah Sya’ban ? ).

Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari menyatakan,”Rasulullah tidak pernah berpuasa pada suatu bulan yang lebih banyak daripada bulan Sya’ban, sesungguhnya beliau berpuasa Sya’ban sebulan penuh.” ( Baca juga : Nisfu Sya’ban )

More

Shalat Malam Nishfu Sya’ban, Adakah ?

IMAM AL-GHAZALI dalam bukunya yang terkenal, Ihya’ ‘Ulumiddin menyebutkan bahwa pada malam nishfu Sya’ban ada shalat khusus. Ia menyatakan,”Pada malam lima belas bulan Sya’ban, ada shalat 100 rakaat. Setiap dua rakaat membaca salam. Setiap rakaat membaca surah al-Fatihah, dilanjutkan dengan surah al-Ikhlash 11 kali. Atau bisa juga shalat 10 rakaat. Setiap rakaat membaca surah al-Fatihah lalu membaca al-Ikhlas 100 kali.” Benarkah ada shalat nishfu Sya’ban?

More

Berapa Lama Puasa Sunnah Sya’ban ?

PUASA SUNNAH pada bulan Sya’ban tidak begitu akrab bagi masyarakat Muslim kita. Sebagian besar hanya mengenal puasa sunnah hari Senin dan Kamis, hari Arafah, dan hari Asyura. Sebaliknya mereka lebih mengenal dan sering melakukan puasa sunnah bulan Rabiul Awal dan Rajab mulai dari tanggal satu, bahkan banyak yang sampai satu minggu. Padahal puasa pada bulan Sya’ban ini selalu dilakukan Rasulullah SAW. ( Baca juga : Nisfu Sya’ban )

Sebenarnya puasa sunnah Sya’ban ini sudah diperkenalkan kepada anak-anak melalui materi pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar, tapi kebiasaan masyarakat lebih berpengaruh kepada keberagamaan kita.

More

Keutamaan Bulan Sya’ban yang Sering Terlupakan

HARI ini kita memasuki bulan Sya’ban kembali. Nama bulan yang tidak begitu akrab bagi sebagian masyarakat kita. Berbeda dengan bulan-bulan lain, seperti Muharram, Rabiul Awwal, Rajab, Ramadhan, atau Dzulhijjah.

Di sekolah-sekolah umum dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam tidak banyak mengulas tentang bulan Sya’ban. Paling-paling hanya sekedar menyebutkan puasa sunnah diantaranya puasa di bulan Sya’ban. Pada hal bulan Sya’ban ini termasuk bulan yang disukai Rasulullah SAW, karena menurut beliau pada bulan ini diangkatnya amal-amal kepada Rabbul ’alamin, Allah SWT. ( Baca juga : Nisfu Sya’ban )

More

Apakah Perbuatan Buruk Kita Akan Dibalas Ketika Beribadah Haji ?

Jumat, 13 November 2009 | 18:25

special--kabah--islam online.netBeberapa tahun yang lalu, seorang ulama bercerita tentang pengalamannya pada waktu ibadah haji. Ia mendapat perlakuan buruk dari jemaah lain di sana. Ia menyadari bahwa itu sebagai balasan atas perlakuan buruknya yang pernah ia lakukan kepada orang lain .

Kisahnya berawal ketika ia bergegas pulang seusai shalat subuh berjamaah di masjid agung. Ia terburu-buru pulang karena ingin ke toilet yang jarak rumahnya tidak begitu jauh. More

Berpuluh Tahun Belum Sampai Juga

Rabu, 23 Sepetember 2009 | 20:17

Ketika jam menunjukkan pukul 17.51 pada hari Sabtu, 19 September 2009 (29 Ramadhan), berakhirlah Ramadahn 1430 H. Ada perasaan galau di hati , antara bahagia dan sedih. Perasaan bahagia muncul ketika ada sesuatu yang diinginkan, yang disukai, atau yang disenangi di dalam hati. Perasaan sedih muncul dari sesuatu yang tidak diinginkan, tidak disukai, tidak disenangi  di dalam hati.

Perasaan tersebut bisa muncul karena hal-hal yang bersifat material (harta benda, misalnya ) maupun nonmaterial (kasih, spiritual ). Ketika Ramadhan berakhir perasaan itu akan berkecamuk di hati seorang Muslim.

More

IP
My Popularity (by popuri.us)
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 39 other followers