Menyambut dan Merayakan Idul Fitri

HARI ini , insya Allah, kita akan mengakhiri puasa Ramadhan 1431. Dan esok kita merayakan Idul Fitri. Berbagai persiapan telah banyak dilakukan untuk merayakannya. Bahkan sebagian umat Muslim sudah mempersiapkan sejak awal Ramadhan. Tidak sedikit yang berlebihan. Padahal agama kita tidak mengajarkan hal-hal semacam itu.

More

Mudik, Mencari Kembali Jatidiri

BERJUTA umat setiap tahun mudik lebaran ke desa asalnya. Apakah panorama sosial ini hanya sekedar tradisi ? Barangkali tidak. Mudik ini bukan hanya soal kebiasaan. Di dalamnya ada sesuatu yang ikut berperan, yaitu individualitas kehidupan urban.

Mudik

More

Lebaran, Mestikah Serba Baru ?

Pengantar :

Tulisan berikut merupakan tulisan lama saya. Disajikan kembali di sini dengan tanpa pengubahan sedikit pun sebagaimana termuat dalam harian Suara Karya, Selasa, 6 Juli 1982 / 14 Ramadhan 1402 H.  Semoga masih bermanfaat.

∞∞∞

PUASA bukanlah hanya sekedar menahan diri dari lapar, haus dan nafsu seksual, sejak terbit fajar sampai terbenam matahari. Bukan cuma itu. Puasa juga menjauhkan diri dari segala sikap hidup tercela, mengendalikan lidah dari perkataan kotor, mengendalikan emosi dan hati dari segala sikap iri, dengki, dendam, amarah dan nafsu rendah lainnya.

More

Moment-moment Penting di Bulan Ramadhan

An Indonesian woman prays during the first of Ramadan in Jakarta, Indonesia, Tuesday, Aug. 10, 2010 --- TIME.com

RAMADHAN adalah bulan mulia, bulan yang agung dan penuh berkah. Satu-satunya nama bulan yang tercantum dalam  Al-Quran ( Al-Baqarah, 2 : 185  ).  Kemuliaan, keagungan dan keberkahannya berkaitan erat dengan keutamaan amal dan nilai-nilai yang terkandung di dalam bulan Ramadhan.

Rasulullah SAW dalam pidatonya pada hari terakhir di bulan Sya’ban menyatakan bahwa kita dalam naungan bulan yang agung dan penuh berkah. Di dalamnya ada satu malam mulia yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan diwajibkannya puasa dan malamnya disunnahkan shalat (tarawih) . Ramadhan adalah bulan kesabaran, bulan untuk berbagi, bulan penuh kasih dan ampunan.

More

Ramadhan yang Panas, Ramadhan yang Nyaman

BEBERAPA saat yang lalu, kita baru saja berbuka puasa hari pertama,1 Ramadhan 1431. Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Arab dan juga dalam kalender Islam atau Hijriah. Ramadhan yang berarti “yang sangat panas” , merupakan penggambaran yang berasal dari sistem kalender matahari bangsa Arab pra-Islam.

Menurut bahasa, Ramadhan berasal dari kata Ramdha’ yang berarti panasnya terik matahari, atau cuaca yang sangat panas. Ibnu Hajar mengemukakan bahwa dari pengertian itu ada dua pendapat yang saling berkaitan. Pertama, ketika awal diwajibkannya puasa itu kepada umat Islam cuaca sedang panas sekali. Kedua, Ramadhan ini berfungsi untuk membakar dosa, karena pada bulan ini kesempatan untuk memohon ampunan Allah terbuka lebar.

More

Papajar, Tradisi Urang Cianjur dalam Menyambut Bulan Ramadhan

Masjid Agung Cianjur

SEBUAH kebiasaan di penghujung bulan Sya’ban untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan hampir tidak pernah terlewatkan begitu saja oleh sebagian urang Cianjur. Sebuah tradisi yang entah kapan berawal, tapi kebiasaan ini terasa begitu marak sejak sekitar tahun 80-an. Tradisi itu dikenal dengan sebutan papajar.

Masyarakat Muslim Cianjur seminggu atau beberapa hari sebelum datangnya bulan Ramadhan sudah mempersiapkannya. Mereka menyiapkan segala keperluan untuk piknik bersama keluarga, tetangga, teman sekolah, atau rekan kerja.

More

Ramadhan 1431 H, Semoga Menjadi Qabul Doa Kita Tahun Lalu

Oleh : KH A Hasyim Muzadi — Mantan Ketua Umum PBNU

BULAN RAMADHAN datang secara rutin. Mengunjungi anak cucu Adam AS setiap tahun dengan jadwal dan kalender yang tetap. Tidak berubah. Sebagai sebuah momentum yang sengaja didesain oleh Allah untuk umat Nabi Muhammad SAW yang berpuasa, Ramadhan selalu menarik perhatian. Ditunggudan diharap-harap kehadirannya oleh mereka yang merasa selama sebelas bulan sebelumnya, telah begitu jauh meninggalkan Allah SWT.   Bahkan didamba oleh para kekasih yang selalu berdekatan dengan sang Khalik.

More

Meraih Ketakwaan dengan Puasa Ramadhan

BEBERAPA hari lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan , bulan diwajibkannya puasa. Puasa Ramadahan sudah begitu akrab dalam kehidupan masyarakat Muslim kita. Sejak di Taman Kanak-kanak puasa sudah diperkenalkan. Pada setiap tingkat pendidikan yang lebih tinggi puasa selalu dipelajari karena selalu dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah . Dan Pendidikan Agama Islam sejak awal republik ini berdiri menjadi pelajaran wajib.

More

Keutamaan Bulan Sya’ban yang Sering Terlupakan

HARI ini kita memasuki bulan Sya’ban kembali. Nama bulan yang tidak begitu akrab bagi sebagian masyarakat kita. Berbeda dengan bulan-bulan lain, seperti Muharram, Rabiul Awwal, Rajab, Ramadhan, atau Dzulhijjah.

Di sekolah-sekolah umum dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam tidak banyak mengulas tentang bulan Sya’ban. Paling-paling hanya sekedar menyebutkan puasa sunnah diantaranya puasa di bulan Sya’ban. Pada hal bulan Sya’ban ini termasuk bulan yang disukai Rasulullah SAW, karena menurut beliau pada bulan ini diangkatnya amal-amal kepada Rabbul ’alamin, Allah SWT. ( Baca juga : Nisfu Sya’ban )

More

Puasa Sebagai Sebuah Kebutuhan

Selasa, 25 Agustus 2009 | 23:08

images29Puasa memang suatu kewajiban bagi setiap Muslim. Tapi , sebenarnya kita membutuhkan puasa itu. Dalam surah Al-Baqarah ayat 183 tidak disebutkan siapa yang mewajibkannya. Tentu , kita tahu, Allah yang mewajibkannya. Perintah puasa itu dalam bentuk kalimat pasif, “diwajibkan atas kamu berpuasa”. Ini mengisyaratkan kepada kita bahwa puasa itu untuk kita dan kita membutuhkannnya. Siapa pun yang menyadari manfaat puasa, akan mewajibkannya atas dirinya sendiri. Untuk apa berpuasa ? Tentu bukan untuk berlapar-lapar atau berlemas-lemas. Ada tujuan mulia di balik itu.

Tujuan puasa disebutkan dalam ujung ayat Al-Baqarah 183, “ … agar kamu bertaqwa.” Oleh karena itu agar kita bisa meningkatkan diri untuk menjadi seorang yang bertaqwa, perlu berbagai upaya untuk berlatih dan membiasakan diri selalu taat kepada Allah, di antaranya dengan berpuasa. Dengan puasa seseorang dituntut untuk senantiasa mengendalikan diri, menjaga diri dari hal-hal yang tidak baik, hati, pikiran, perasaan, ucapan , dan tindakan kita harus dalam kendali.

More

IP
My Popularity (by popuri.us)
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 40 other followers