Populasi Muslim Dunia ( Part 3 ) : Muslim Sunni dan Syi’ah


Sabtu, 31 Oktober 2009 | 23:31

Satellite--Can Turkey Inspire reform in the Muslim WorldPopulasi Muslim dengan mayoritas yang besar sekali adalah Sunni, sementara berdasarkan estimasi 10-13% adalah Syi’ah. Laporan Pew Forum ini memperkirakan ada 154 sampai 200 juta jiwa Muslim Syi’ah di dunia saat ini.
Diperkirakan antara 116 sampai 147 juta Syi’ah tinggal di Asia, merepresentasikan sekitar tiga per empat dari populasi Syi’ah sedunia. Iran yang dikenal dengan mayoritas Syi’ahnya berada di kawasan Asia-Pasifik. Sementara itu, seperempat warga Syi’ah dunia ( 36 – 44 juta ) tinggal di kawasan Timur Tengah—Afrika Utara.

Sekitar 12-15% populasi Muslim kawasan Asia-Pasifik adalah Syi’ah, dan 11-14% dari populasi Muslim di kawasan Timur Tengah—Afrika Utara. Jumlah komunitas Syi’ah pada umumnya diberikan dalam rentang perkiraan , karena keterbatasan di dalam data sumber-sumber sekunder.

Kebanyakan Syi’ah ( antara 68 dan 80%) tinggal di empat negara : Iran, Pakistan, India , dan Irak. Iran memiliki 66-70 juta Syi’ah. Atau 37-40 % total populasi Muslim Syi’ah dunia. Irak, India, dan Pakistan, masing-masing sekurang-kurangnya dihuni 16 juta komunitas Syi’ah.

Muslim Sunni dan Syi’ah ( Shiites) merupakan  dua sekte utama ( main sects) dalam Islam. Sunni dan Syi’ah awalnya terbentuk karena terjadinya perselisihan tentang suksesi kepemimpinan setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW tahun 632 M. Kemudian, perpecahan  politik antar dua kelompok ini meluas mencakup perbedaan theologis dan juga perbedaan dalam praktek-praktek keagamaan .

Sementara  itu, kedua kelompok ini memiliki kesamaan dalam banyak hal, tapi mereka berbeda konsepsi dan interpretasi dalam otoritas keagamaan, begitu juga peran politik keluarga Nabi saw, misalnya.

Tidak ada estimasi yang membedakan Sufi, apakah Sunni atau Syi’ah. Juga tidak diketahui secara  meyakinkan tentang berapa banyak Muslim yang menjalani praktek Sufisme.

Jumlah Syi’ah yang besar ( 1 juta atau lebih ) terdapat di Turki, Yaman , Azerbaijan, Afghanistan, Syria, Saudi Arabia, Lebanon, Nigeria, dan Tanzania. Pengikut Syi’ah persentasenya relatif kecil dari populasi Muslim di seluruh dunia. Sekitar 300.000 orang Syi’ah tinggal di Amerika Utara, termasuk AS dan Canada, sekitar 10% dari populasi Muslim di kawasan Amerika Utara.

Di empat negara, Iran, Azerbaijan, Bahrain, dan Irak, Syi’ah merupakan mayoritas dari total populasi, karena persentasenya tertinggi.

Di Iran, Syi’ah berjumlah sekitar 66-70 juta atau 90 -95% dari seluruh populasi dengan persentase 37-40% jumlah komunitas Syi’ah sedunia. Selanjutnya, Azerbaijan ( 65-75%), tapi hanya 5-7 juta jiwa. Bahrain, mencapai 65-75% dari jumlah penduduk negera itu, tapi jumlahnya hanya 400.000 – 500.000 jiwa. Sedangkan Irak berpenduduk Syi’ah sekitar 65-70% atau sekitar 19-22 juta jiwa.

Bila dilihat dari jumlah komunitas Syi’ah tertinggi berada di Iran dengan jumlah populasi antara 66 s.d. 70 juta jiwa. Kemudian Pakistan, sekitar 17 – 26 juta jiwa. Disusul India , yaitu antara 16 s.d 24 juta jiwa adalah komunitas Syi’ah. Irak menempati urutan berikutnya, yaitu sekitar 19 – 22 juta jiwa. Sedangkan Turki berpenduduk Syi’ah sekitar 7 -11 juta jiwa, dan di Yaman tinggal komunitas Syi’ah sekitar 8 – 10 juta jiwa.

Negara-negara di Timur Tengah yang persentase populasi Syi’ahnya cukup tinggi tapi jumlah populasinya sedikit adalah Lebanon ( 45-55%), Kuwait ( 20-25%), Syria ( 15-20%), dan Saudi Arabia (10-15%).

Sedangakn di negara Eropa- Amerika yang persentasenya cukup tinggi adalah Latvia ( 25-35%), Swedia ( 20-40%), Georgia ( 15-25%), dan Lithuania (10-20%). Sedangkan Inggris,  AS, Bulgaria, Jerman, dan Yunani, masing-masing sekitar 10-15% dari jumlah komunitas Muslimnya.

Bagaimana dengan Syi’ah di negeri kita ? Walaupun, konon jumlahnya semakin meningkat, tapi Pew Forum dalam laporannya memberikan estimasi kurang dari satu persen dari seluruh populasi Muslim di negara kita ini.

Gambar : IslamOnline.net

51 Comments (+add yours?)

  1. alamendah
    Oct 31, 2009 @ 23:46:07

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Makin lengkap saja, Pak.

    ——————————————————————————————————-

    Ya, mudah-mudahan ada manfaatnya.
    Terima kasih, Mas.

    Reply

  2. ali febriyanto
    Nov 01, 2009 @ 07:48:40

    menagamnakan posisi ke 2

    —————————————————————————————————–

    Silahkan Mas

    Reply

    • zipoer7
      Nov 04, 2009 @ 12:40:54

      Mengamankan juga, biar tambah aman

      —————————————————————————————————

      Sering-sering saja Bang ke mari biar aman. Terima kasih.
      Salam.

      Reply

  3. ali febriyanto
    Nov 01, 2009 @ 07:49:05

    mengamankan posisi ke 3

    ———————————————————————————————————

    Terima kasih atas kehadirannya.

    Reply

  4. ali febriyanto
    Nov 01, 2009 @ 07:49:55

    blognya makin lengkap aja

    —————————————————————————————————–

    Mudah-mudahan Mas. Terima kasih.
    Salam.

    Reply

    • abifasya
      Nov 02, 2009 @ 21:29:38

      lengkap, selengkap-lengkapnya

      ———————————————————————————————————

      Mudah-mudahan ada manfaatnya. Amin.
      Terima kasih.

      Reply

  5. hh
    Nov 01, 2009 @ 09:43:48

    Mohon dijelaskan sedikit tentang Syiah. Kalau boleh keudua duanya lebih bagik. Saya ingin penjelasan itu karena ada yang berpendapat bahwa agama syiah sama dengan agama kristen, saya ingin tau dimana persamaannya.
    ——————————————————————————————————-

    Terima kasih Mas atas kehadirannya di sini.
    Sebenarnya saya merencanakan untuk menulis hal itu, tapi belum ada waktu.
    Tentang persamaan Syi’ah dengan Kristen , saya sampai saat ini masih belum mengetahui dari segi apa yang ada kesamaannya.
    Syi’ah, makna dasarnya adalah pengikut seseorang atau satu kelompok. Kemudian pengertian ini berkembang menjadi “kelompok pendukung Ali bin Abi Thalib”. Asy-Syahrastani memberikan definisi Syi’ah : “Orang-orang yang berpihak kepada Ali secara khusus dan percaya bahwa imamah dan khilafahnya berdasarkan nash dan washiyat, baik secara terang maupun secara tersembunyi, dan mereka yang berkeyakinan bahwa imamah tidak keluar dari pada keturunannya kecuali dengan sebab kezaliman dari orang lain atau karena taqiyah daripada mereka.”
    Dari definisi ini , jelas Syi’ah terkait dengan masalah aqidah ( teologi ) dan politik. Masalah aqidah ialah posisi Ali sebagai imam, panutan, yang menggantikan posisi NAbi berdasarkan ajaran dasar Islam. Sedangkan masalah politik ialah keberadaannya sebagai pemegang otoritas kepemimpinan umat Islam, yang juga berdasarkan ajaran dasar Islam.
    Sebagai suatu aliran, Syi’ah memiliki ajaran yang eksklusif dibanding aliran lain.
    Saat ini Syi’ah menjadi sekte resmi di Republik Islam Iran. Syi’ah dalam bentuk ini menjadi sebuah bentuk Islam ekslusif yang tampil beda dengan Islam secara umum, baik dalam bentuk teologi maupun politik. Namun belakangan ini berkembang adanya upaya harmonisasi antara Syi’ah dengan corak pemahaman Islam lain, ynag dikenal dengan Sunni.
    Jadi sekali lagi, mohon maaf saya belum tahu letak persamaannya dengan Kristen.
    Terima kasih.
    Salam.

    Reply

    • hh
      Nov 02, 2009 @ 12:52:16

      Hatur Nuhun, kang Abdul Aziz.

      ——————————————————————————————————-

      Sami-sami, naha enggal-enggalan, urang ngopi heula.

      Reply

  6. ruanghatiberbagi
    Nov 01, 2009 @ 16:16:43

    Titip Pesan : Ayo Senin Besok Kita Pakai Baju Hitam Semua Untuk Dukung Cicak Melawan Buaya http://ruanghati.com/2009/11/01/ayo-senin-besok-kita-pakai-baju-hitam-untuk-dukung-cicak-lawan-buaya/

    ——————————————————————————————————–

    Okay Mbak, terima kasih. Kita wajib mensupport sebuah kebenaran.

    Reply

  7. arkasala(dot)com
    Nov 01, 2009 @ 16:18:33

    Punten nembe hadir.
    Mantap Kang, paparannya detil banget. Alhamdulillah memberi pengetahuan bagi saya.
    Salam🙂

    —————————————————————————————————

    Hatur nuhun Kang. Mudah-mudah ada manfaatnya.
    Sami we punten teu acan tiasa ka Surabaya deui.
    Salam ka sadayana.

    Reply

  8. bundadontworry
    Nov 01, 2009 @ 18:26:22

    apakah benar bahwa syi’ah itu sama dgn kristen, Pak?
    dimana letak persamaannya.
    maaf merepotkan, terima kasih.
    Salam.

    —————————————————————————————————–

    Terima kasih, Bu. Mohon maaf saya belum sempat ke rumah Ibu.
    Tentang Syi’ah, mohon maaf, sampai saat ini saya belum mengetahui di mana letak persamaannya dengan Kristen. Tapi , secara ringkas dalam komentar saya di atas, saya jelaskan apa itu Syi’ah. Insya Allah, kalau ada waktu, ingin secara khusus menulis tentang Syi’ah.
    Terima kasih.
    Salam buat keluarga.

    Reply

  9. yanti tukang kerupuk
    Nov 01, 2009 @ 22:51:40

    ah, blogwalking sebentar, menyempatkan diri menyapa teman-temans semua. bagaimanakah kesehatan anda semua? mudah-mudahan sehat selalu ya.Salam.yanti

    ————————————————————————————————–

    Terima kasih Mbak sudah mampir. Mudah-mudahan kita selalu sehat agar bisa terus blogging.
    Salam.

    Reply

  10. M Mursyid PW
    Nov 02, 2009 @ 00:00:22

    Assalamu’alaikum, Pak.
    Beberapa hari ndak sempat berkunjung ke sini. Alhamdulillah pak Abdaz senantiasa tetap sehat dan semangat menulis.

    ——————————————————————————————————

    Wa’alaikumussalam,
    Alahamdulillah, masih diberikan kesehatan oleh Yang Maha Kuasa. Akhir-akhir ini selalu banyak kesibukan, sehingga tidak bisa mengunjungi blog-blog kawan-kawan kita.
    Terima kasih banyak Pak.
    Salam buat keluarga di Pekalongan

    Reply

  11. rudy suwarno
    Nov 02, 2009 @ 02:56:14

    Mohon izin Paaak.. Saya MENGAMANKAN yang keberapa yaach..??

    Salam Kenal dan salam hormat.
    Terima kasih atas pembeberan ilmunya.

    —————————————————————————————————–

    Salam kenal kembali.
    Terima kasih atas kunjungannya.
    Salam.

    Reply

  12. kawanlama95
    Nov 02, 2009 @ 11:35:32

    postingan ini menjadi data base didunia maya, dan bermanfaat . selamat siang pak

    —————————————————————————————————–

    Mudah-mudahan ada manfaatnya.
    Terima kasih.
    Salam.

    Reply

  13. megaloman87
    Nov 02, 2009 @ 12:31:06

    makasih pak semoga ada gunanya pak…..

    —————————————————————————————————-

    Terima kasih kembali. Semoga berguna.
    Terima kasih.
    Salam.

    Reply

  14. dira
    Nov 02, 2009 @ 13:05:05

    Tulisan yg kaya dg data. Makasih infonya Pak…

    ——————————————————————————————————-

    Terima kasih Kang sudah mampir.
    Salam hangat untuk Indramayu.

    Reply

  15. badruz zaman
    Nov 02, 2009 @ 13:09:04

    Postingan yang selalu mengingatkan kepada sejarah Islam, teologi, firqah dsb. paling tidak bosan membaca sejarah teologi Islam.

    terima kasih.
    salam,

    —————————————————————————————————

    Terima kasih Mas, semoga tidak bosan datang ke sini.
    Salam buat keluarga di Kebumen.

    Reply

  16. Dangstars
    Nov 02, 2009 @ 16:18:25

    Makin lengkap and mantap,,saja populasinya…

    —————————————————————————————————-

    Nuhun Kang dianjangan wae ku uarang Medan.
    Salam ka sadayana.

    Reply

  17. Dangstars
    Nov 02, 2009 @ 16:21:44

    Mudah-mudahan seluruh dunia menjadi damai..

    ————————————————————————-

    Amiin ya Rabbal ‘alamin.

    Reply

    • abifasya
      Nov 02, 2009 @ 21:31:11

      Damai bersama Islam
      Dalam Naungan Allah
      Allahu Akbar
      Allahu Akbar
      Allahu Akbar
      —————————————————————————————————-

      Allahu Akbar Wa lillahilhamd.

      Reply

  18. abifasya
    Nov 02, 2009 @ 21:28:28

    Awal terbentuknya sih emang menunjukan kesetian terhadp Ali tapi selanjutnya menjadi kultus, bahkan ada kelompok syiah yang befranggapan bahwa Allah salah menurunkan wahyu, seharusnya wahyu itu diturunkan kepada Ali bukan kepada Nabi Muhammad. Naudzubillah…

    Syukron infonya, semoga bermanfaat

    —————————————————————————————————–

    Terima kasih Pak atas tambahan infonya.
    Salam buat urang Bogor asal Garut.

    Reply

    • Abu Jurig
      Feb 16, 2011 @ 11:06:49

      Ada baiknya sebelum menilai tentang syiah temen-teman semua harap membuka wawasan lebih dulu, jangan hanya copy-paste dari postingan orang-orang yang diragukan kredibillatasnya, jangan asal nge-jeblak, biasanya fitnah seperti itu datang dari kaun wahabi/salafi yang mengklaim ajaran merekalah yang paling murni, paling benar, dan paling soheh, tapi kebanyakan dari mereka menjadi terorisa dan suka me-legitimasi tindakan mereka sebagai pembela islam, ironi memang..,ada istilah KECAP selalu no.1,begitu salafi mengklaim, begitu juga dengan syiah..,cobalah untuk berimbang dalam menerima informasi, karena biasanya yang paling ngotot justru dialah yang palig salah..

      ———————————————

      Betul Kang. Kita baru berhak menilai siapa pun bila kita sudah mengetahui tentangnya. Bagaimana kita bisa menilai orang lain secara objektif kalau kita tidak mengenalnya.

      Terima kasih masukannya.
      Salam

      Reply

      • Islam Mulia Hati
        Nov 15, 2013 @ 14:58:04

        PERKATAAN ULAMA TENTANG SYIAH RAFIDAH.
        – Imam Syafi’i –rahimahullah- (w 204) berkata, “Aku tidak pernah melihat seorang pun dari kalangan pengekor hawa nafsu yang paling berdusta dalam pengakuan dan paling palsu dalam kesaksian melebihi orang-orang rafidah.” (Ibnu Bathah dalam Al Ibanah Al Kubra, 2/545)

        – Muhammad bin Yususf Al Faryabi –rahimahullah- (w 212) berkata, “Saya tidak memandang orang-orang rafidhah dan jahmiyah melainkan kezindikan (kufur).” (Syarh Ushul I’tiqad Ahli Sunnah, 8/1457)

        – Imam Ahmad bin Hanbal –rahimahullah- (w 241) ketika ditanya oleh anak beliau Abdullah bin Ahmad perihal orang yang mencela seorang sahabat Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam, maka ia berkata, “Aku tidak memandangnya berada diatas Islam.” (Sunnah, Al Khallal, 1/493)

        – Imam Bukhari –rahimahullah- (w 256) berkata, “Aku shalat dibelakang seorang jahmi atau rafidhy sama dengan shalat dibelakang yahudi atau nasrani. Tidak boleh mengucapkan salam kepada mereka, membantu mereka, menikah, memberi kesaksian dan memakan sembelihan-sembelihan mereka.” (Khalq af’aal Al Ibaad, hal. 125)

        – Abu Bakar Ibnul Arabi –rahimahullah- (w 543) berkata, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak merasa ridha dengan para sahabat Nabi Musa dan Nabi Isa. Orang-orang rafidhah pun tidak merasa ridha dengan para sahabat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ketika mereka menghukumi bahwa para sahabat Nabi itu telah bersepakat dalam kekufuran dan kebatilan.” (Al ‘Awashim wal Qawashim, hal. 192)

        – Ibnul Jauzi –rahimahullah- (w 597) berkata, “Sikap berlebihan orang-orang rafidhah dalam mencintai Ali radhiyallahu ‘anhu telah membuat mereka mengarang hadis-hadis palsu yang sangat banyak tentang keutamaan Ali, yang kebanyakannya malah menjelekkan Ali. Mereka juga memiliki madzhab-madzhab dalam fikih yang dibuat-buat, khurafat-khurafat yang menyelisihi ijma dalam banyak permasalahan … Keburukan-keburukan rafidhah tidak terhitung jumlahnya.” (Talbis Iblis, hal. 136-137)

        – Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah –rahimahullah- (w 728) berkata, “Allah mengetahui, dan cukuplah Allah yang Mahamengetahui, tidak adalah dalam seluruh kelompok yang menisbatkan kepada Islam dengan kebid’ahan dan kesesatan yang lebih parah dari mereka (orang-orang syi’ah rafidhah), tidak adalah yang lebih bodoh, lebih pendusta, lebih zalim, lebih dekat kepada kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan, serta lebih jauh dari hakikat iman melebihi mereka (orang-orang syi’ah rafidah).” (Minhaj Sunnah, 1/160)

        – Beliau juga berkata, “Mereka orang-orang rafidah itu, jika tidak munafik, maka bodoh. Tidak ada orang jahmiyah dan tidak ada orang rafidhah kecuali ia itu munafik atau bodoh dengan ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tidak ada satu pun dari mereka yang alim tentang ajaran yang dibawa oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Minhaj Sunnah, 1/161)

        – Ibnul Qayyim –rahimahullah- (w 751) berkata, “Orang-orang rafidah mengeluarkan kekufuran, celaan terhadap para tokoh sahabat, golongan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, para pembela dan penolongnya dibalik nama cinta terhadap ahli bait, fanatisme dan loyalitas terhadap mereka.” (Ighastatul Lahfaan,2/75)

      • Islam Mulia Hati
        Nov 15, 2013 @ 15:05:24

        Al-Kulaini, dalam al-Raudhah min al-Kaafi, Juz 8, hal. 285, menyebutkan
        sebuah riwayat dari Abu Abdillah yang berkata kepada Abu Hamzah:
        وَاللهِ
        يَا أَبَا حَمْزَةَ، إِنَّ النَّاسَ كُلَّهُمْ أَوْلادُ زِنَا مَا خَلا
        شِيْعَتُنَا
        “Demi
        Allah hai Abu Hamzah, sesungguhnya manusia seluruhnya merupakan anak-anak
        pelacur kecuali Syi’ah kita.”
        Ni’matullah
        al-Jazairi, dalam al-Anwar al-Nu’maniyah, 2/307: Bahwa Syi’ah
        menghalalkan darah dan harta Ahlus Sunnah wal Jama’ah, yakni membunuh dan
        merampas harta mereka. Diriwayatkan oleh al-Shaduq, ia bertanya kepada Abu
        Abdillah, “Apa pendapat Anda tentang membunuh orang al-Nashib (Ahlus Sunnah)?”
        Ia menjawab, “Darahnya halal (boleh membunuhnya), tetapi aku khawatir atas
        (keselamatan) mu. Jika kamu bisa, robohkan dinding (timpakan) atasnya atau kamu
        tenggelamkan di air supaya tidak bisa memberikan kesaksian (yang memberatkan)
        atasmu, maka lakukanlah.” Aku bertanya lagi, “Apa pendapat Anda dalam
        hartanya?” Ia menjawab, “Ambillah hartanya semampumu.”
        .
        Muhammad al-Tijani, dalam kitabnya al-Syi’ah Hum Ahlus Sunnah, hal. 161,
        lebih terang-terangan lagi menyatakan bahwa al-Nawasib (yang mereka
        kafirkan dan musuhi) adalah Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Dia berkata,
        وَعُنِِيَ
        عَنِ التَّعْرِيْفِ بِأَنَّ مَذْهَبَ النَّوَاصِبَ هُوَ مَذْهَبُ ((أَهْلِ
        السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ)) فَنَاصِرُ مَذْهَبِ النَّوَاصِبِ اَلْمُتَوَكِّل هُوَ
        نَفْسُهُ (( مُحْيِي السُّنَّةِ )) فَافْهَمْ
        “Dan
        tidak membutuhkan pengenalan lagi bahwa madhab al-Nawashib adalah madhab Ahlus
        Sunnah wal Jama’ah. Dan al-Mutawwil adalah pembela madhab Al Nawashib, dia itu
        sendiri yang bergelar muhyis sunnah (pengidup sunnah), maka pahamilah.”
        Al-Kulaini,
        dalam al-Raudhah min al-Kaafi, Juz 8, hal. 285, menyebutkan sebuah
        riwayat dari Abu Abdillah yang berkata kepada Abu Hamzah:
        وَاللهِ
        يَا أَبَا حَمْزَةَ، إِنَّ النَّاسَ كُلَّهُمْ أَوْلادُ زِنَا مَا خَلا
        شِيْعَتُنَا
        “Demi
        Allah hai Abu Hamzah, sesungguhnya manusia seluruhnya merupakan anak-anak
        pelacur kecuali Syi’ah kita.”
        . NIKAH MUT’AH HALAL
        Menghalalkan nikah Mut’ah, bahkan menurut doktrin
        Syi’ah orang yang melakukan kawin Mut’ah empat kali derajatnya sama tingginya
        dengan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam (Tafsir Minhajush Shadiqin,
        hlm. 356, oleh Mullah Fathullah Kasani).
        Agama apa ini naik pangkat seperti nabi hanya gara2 Sex dengan upah Sewa..,Agama Syaiton ini..Pembangkang dari agama yg sebenarnya dibawa oleh rasulullah saw…,dan memalukan jika Sekte anda mengaku2 membawa Islam kami…CACAD YANG BAHLUL ENTE MAU TERPENGARUH SEKTE SEMPALAN PENDUKUNG KESIANG ALI..,Ali saja pada Zaman nya mengejar2 syiah ini dan membunuhi mereka karena sesat…
        – Ibnu katsir berkata – dalam kaitan dengan firman Allah surah Al-Fath ayat 29:
        – Artinya: Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu Lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, Yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi
        besarlah Dia dan tegak Lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.
        – Ia berkata: “Dari ayat ini, dalam satu riwayat dari Imam Malik, ia mengambil satu kesimpulan bahwa golongan Rafidhah, yaitu orang-orang yang membenci para shahabat Nabi saw adalah kafir. Beliau berkata: “Karena mereka ini membenci para shahabat. Barangsiapa membenci para shahabat, maka ia adalah kafir berdasarkan ayat ini.” Pendapat ini disepakati oleh segolongan ulama.[3]
        – Al Qurthubi berkata: “Sungguh ucapan Imam Malik itu benar dan penafsirannya pun benar. Siapa pun yang menghina seseorang Shahabat atau mencela periwayatannya,[4] maka ia telah menentang Allah, Tuhan seru sekalian alam dan membatalkan syariat kaum Muslimin.[5]

        Islam Keras?? salah..,Islam Rahmatan Lilalamin dan ajarannya sesuai fitrah manusia..,di Zaman Rasul ada kalanya berdakwah dengan cara lemah lembut..,tapi adakalanya dakwah dengan berperang apabila hal itu terpaksa dilakukan..,makanya jangan heran sahabat2 Rasulullah pun ada yg tegas dan keras seperti umar..dan Ali..,begitupula yg lembut dan santun seperti Abu bakar dan Utsman..,mereka Para sahabat terpilih dan tidak ada perbedaan diantara mereka..,kecuali syiah yg mulai membeda2 kan nya Ali lebih utama lah..dan sebagainya..sedangkan mereka Para sahabat saling berkasih sayangan…

  19. jalandakwahbersama
    Nov 03, 2009 @ 09:11:09

    Assalamu’alaikum,
    Iya Pak, tidak apa-apa, saya malah senang, kalau apa yang saya tulis berguna bagi orang banyak dan bisa tersebar luas. (Dewi Yana)

    ————————————————————————————————–

    Wa’alaikumussalam,
    Terima kasih banyak Mbak. Mudah-mudahan saya dapat memanfaatkan tulisan-tulisan Mbak dengan sebaik-baiknya.

    Salam,
    Abdaz

    Reply

  20. sedjatee
    Nov 03, 2009 @ 11:22:37

    syiah disana apakah sama dengan gambaran tentang syiah yang kita dengar disini? atau mungkin sama dengan syiah orisinil pasca wafatnya Kanjeng Nabi? hehehe.. mohon info pak ustadz, maklum masih awam… hehehe…

    sedj

    —————————————————————————————————-

    Dulu pasca wafatnya Rasulullah SAW, kemunculan komunitas ini bersifat politis, tapi konon dalam perkembangannya merambah ke bidang teologi. Maaf, saya belum mendalami secara intens tentang Syiah ini. Mas bisa membuka situs-situs milik Syiah, baik dari dalam maupun luar negeri.
    Terima kasih Mas atas kunjungannya.

    Salam,
    abdaz

    Reply

  21. wawansyah17
    Nov 03, 2009 @ 12:42:11

    Assalamu’alaikum…

    Akhirnya Bapak memposting juga masalah Sunni dan Syi’ah. Sunni adalah Islam yg mayoritas, sedangkan Syi’ah adalah minoritas hanya 10-13% dari polpulasi Islam sedunia. Sepengetahuan Bapak yg benar Sunni atau Syi’ah? Karena mustahil kebenaran ada 2 (dua) mari kita sharing Pak.

    Wassalamu’alaikum…

    ————————————————————————————————-

    Wa’alaikumussalam,
    Wah Kang ini mah bukan postingan tentang Syi’ah, hanya sekedar info tentang populasi Sunni dan Syi’ah. Hal ini penting diketahui publik yang sering beranggapan bahwa Syi’ah itu hanya di Iran saja. Padahal kan sudah menyebar ke mana-mana.
    Tulisan ini juga hanya mengungkap apa yang dilaporkan oleh The Pew Forum on Religion & Public Life , sebuah lembaga riset dan survei terkemuka Amerika Serikat yang nonpartisan dan nonadvokasi , yang laporan penelitiannya berjudul Mapping the Global Muslim Populatian : A Report on the Size and Distribution of the World’s Muslim Population, setebal 62 halaman.
    Seperti yang saya tulis dalam jawaban komentar sebelumnya, saya belum mempelajari tentang Sunni dan Syi’ah ini secara intens. Mana yang benar ? Itu justru yang saya ingin ketahui dari Kang Wawan. Tadi saya sudah mampir ke wawansyah17. Dan saya tunggu postingannya tentang Syi’ah.
    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum.

    Reply

  22. Hariez
    Nov 03, 2009 @ 15:15:28

    Sore..Punteun bade menyapa Subhanallah…informasi nya sangat komplit Pak..😀

    -salam- ^_^

    —————————————————————————————————

    Mangga, wilujeng sonten. Kumaha daramang Kang.
    Ari Akang teh nu ti mana tea ?
    Hatur nuhun kana kasumpingannana.

    Salam,
    abdaz

    Reply

  23. bluethunderheart
    Nov 03, 2009 @ 23:22:12

    hampura…….blue datang terlambat
    kumaha damang?
    salam hangat selalu

    wah benar benar sangat kumplit kang
    nuhun ya

    —————————————————————————————————-

    Alhamdulillah pangesto, ari blue teh urang mana nu saleresna.
    Pernah manggil mbak, juga panggil mas, yang betul yang mana ?
    Hatur nuhun.
    Salam hangat dari Cianjur.

    Reply

  24. sawali tuhusetya
    Nov 04, 2009 @ 01:57:12

    wah, postingan yang mantab dan menambah banyak wawasan keilmuan, khususnya tentang sejarah dunia islam, mas azis. terima kasih infoa dan share-nya.

    ——————————————————————————————————–

    Terima kasih kembali Pak, di sela-sela kesibukan masih menyempatkan untuk berkunjung.
    Salam.

    Reply

  25. Ahmad Farisi
    Nov 04, 2009 @ 02:03:50

    assalamu alaykum…

    hatur nuhun ayahanda atas infonya yg bermanfaat.
    afwan abdi telat hadir hehe…
    benar sekali.. Syiah jumlahnya semakin meningkat di negara kita… coz syiah ada istilah taqiyah, menyembunyikan akidahnya.

    ———————————————————————————————-

    Wa’alaikumussalam,
    Terima kasih, akhirnya nongol juga.
    Betul Mas, di negeri kita oleh Pew Forum diperkirakan komunitas Syi’ah itu kurang dari satu persen, tapi populasi Muslim kita kan hampir 203 juta jiwa. Jelas cukup besar jumlahnya.
    Hatur nuhun.

    Salam.

    Reply

  26. Zico Alviandri
    Nov 04, 2009 @ 11:38:50

    Lama gak berkunjung.

    Thx infonya🙂. Yang penting, “marilah kita bekerjasama dalam hal2 yang kita sepakati dan bertoleransi atas perbedaan”.🙂

    ————————————————————————————————

    Ya betul, agree in disagreement, kata orang.
    Terima kasih atas kunjungannya.
    Salam

    Reply

  27. yusupman
    Nov 04, 2009 @ 20:34:02

    selamat sore Pak..pembahasannya cukup mencerahkan

    ————————————————————————————————–

    Assalamu’alaikum,
    Terima kasih Mas, telah berkunjung. Semoga bermanfaat.

    Salam.

    Reply

  28. zipoer7
    Nov 05, 2009 @ 08:52:03

    Salam Takzim
    Segar rasanya batin ini, jika singgah dimari. banyak artikel yang menyejukkan batin, sehingga Al-Islam ditubuhku semakin terpancar dan semakin memberikan suluh dikala jiwa galau
    Salam Takzim Batavusqu

    ————————————————————————————-

    Terima kasih Bang sudah singgah kemari.
    Semoga bisa memperoleh sesuatu yang bermanfaat. Amin.

    Salam.

    Reply

  29. atmakusumah
    Nov 05, 2009 @ 16:15:41

    wah bapak satu ini makin lengkap saja datanya…mudah2an banyak perbedaan dalam keberagaman islam, tapi tetap disikapi dengan cara yang bijak. kalau tidak salah yang menjadi pelopor Syiah itu Abdullah bin Saba, seorang pendeta Nasrani yang kecewa krna tidak diperlakukan istimewa, peristiwanya pada saat akhir kekhalifahan Sayidina Utsman bin Affan…

    ——————————————————————————————————-

    Iya Kang, kita perlu bersikap bijak dalam menghadapi keragaman Islam ini.
    Abdullah bin as-Saba’ dianggap sebagai pendiri aliran Syi’ah. Sektenya bernama Saba’iyah atau kadang disebut Sababiyya. Ia adalah seorang pendeta / rahib Yahudi dari Yaman yang masuk Islam. Ia kecewa kepada Khalifah Utsman karena tidak mendapat respon yang baik dari khalifah.
    Terima kasih Kang.
    Salam dari Cianjur

    Reply

  30. jalandakwahbersama
    Nov 05, 2009 @ 17:36:19

    Assalamu’alikum,
    Pak, bila berkenan saya ingin mengundang, untuk mengunjungi blog baru saya (blog hadiah, dari seorang teman Blogger kita), Alamat blog baru saya : http://dakwahdewi.herfia.com
    Alamat blog lama saya : http://jalandakwahbersama.wordpress.com
    (Dewi Yana)

    ————————————————————————————

    Wa’alaikumussalam,
    Saya ikut senang dan bersyukur dengan lahirnya blog dakwah baru. Dan ini akan membuat dunia dakwah kita semakin semarak. Semoga yang kita harapkan bisa menjadi kenyataan.
    Insya Allah saya akan menyempatkan diri untuk berkunjung di sela-sela kesibukan saya.
    Terima kasih.
    Salam buat keluarga.

    Reply

  31. agoesman120
    Nov 05, 2009 @ 17:50:55

    Semoga dgn besarnya umat akan memberikan posisi tawar yang semakin tinggi di negara masing-masing
    Salam Hangat

    ——————————————————————————————

    Betul sekali Mas, selama ini posisi tawar kita sangat rendah, sehingga Islam dan Muslim sering mengalami perlakuan yang tidak semestinya.
    Mudah-mudahan semakin membaik . Amin.
    Terima kasih.
    Salam dari Cianjur.

    Reply

  32. kopral cepot
    Nov 06, 2009 @ 10:21:41

    Pak .. wilujeng PR na tos 3 , hikmah tina seu eur silaturahmi katingalnamah😉

    btw .. abdimah ngiringan .. Islam4All wae😉

    ——————————————————————————————

    Nuhun Kang . Perkawis PR mah teu ngartos , eta oge aya nu ngawartosan tos 3 PR-na, ditingali teh enya, ah dipasang we.
    Bade ngiringan naon ?

    Salam ka sadayana.

    Reply

  33. mase mungil
    Nov 06, 2009 @ 16:57:40

    salam
    mmmhhh jadi karena ada perselisihan tersebut…sehingga islam mengalami perpecahan….

    salam buat semuanya… semoga tetap aman dan damai…

    ———————————————————————————————-

    Iya Mas, sampai sekarang perpecahan seringkali berawal dari masalah politik.
    Terima kasih atas kunjungannya.
    Salam hangat dari Cianjur.

    Reply

  34. indra kh
    Nov 06, 2009 @ 17:01:56

    Alhamdulillah, hatur nuhun pak elmuna

    ———————————————————————————————–

    Sawangsulna Kang. Hatur nuhun tos kersa rurumpaheun nganjang ka dieu.
    Salam baktos ka sadayana.

    Reply

  35. dan
    Nov 06, 2009 @ 18:51:49

    Setau saya Syi’ah itu mirip dengan Sufi dalam hal kepemimpinan spritual, ada pemimpin atau guru yang dianggap dapat berdialog langsung dengan Allah sehingga kedudukannya seperti nabi. Kedua sekte tersebut terbagi lagi menjadi banyak kelompok aliran praktek beragama. Kelompok yang mengatasnamakan Sunni pun terbagi menjadi berbagai kelompok pemahaman.

    Satu hal dari Syi’ah bahwa mereka menggunakan keyakinan ‘taqiyah’ yaitu bolehnya berbohong kepada kelompok lain untuk kepentingan mereka. Ini sangat menyulitkan bagi kelompok lain. Maka untuk menyelidiki hekekat Syi’ah, seorang ulama pernah menyamar agar dapat mengetahui ajaran mereka sebenarnya karna hanya itu cara yang mungkin.

    Sunni dan Syi’ah tidak mungkin bersatu, yang bisa mungkin hanyalah perjanjian damai dan inipun sangat rawan rusak. Perseteruan Sunni Syi’ah sudah sejak dahulu dan tak akan mungkin usai karena dasar pemikiran yang memang tak akan dapat bertemu.

    Jika ingin kembali kepada al-Quran dan al-Hadits pun tidak akan bisa karena Quran dan Hadits yang diyakini kedua pihak tidaklah sama. Mungkin bagi orang yang ingin mencari siapa yang benar diantara keduanya hanya bisa menggunakan akal logika dan hati nurani untuk membandingkan masing-masing ajarannya.

    ——————————————————————————-

    Assalamu’alaikum,
    Di dalam Syi’ah ada ajaran imamah yang merupakan kelanjutan dari ajaran tentang wishayah. Wishayah adalah keyakinan bahwa Nabi Muhammad SAW mewasiyatkan bahwa yang akan menggantikan beliau setelah beliau wafat ialah Ali bin Abi Thalib. Untuk melanjutkan tugas-tugas kenabian setelah Nabi SAW wafat dibutuhkan seorang imam. Sesuai dengan prinsip keadilan Tuhan, Allah wajib menetapkan para imam yang akan bertugas sebagai pembimbing manusia, seperti halnya seorang nabi.

    Karena itu, imam selain pemimpin kenegaraan juga pemimpin spiritual. Penetapan imam didasarkan pada pertimbangan keterbatasan manusia dalam memperoleh kebenaran. Dalam keadaan ini dibutuhkan seorang pembimbing. Jika tidak, manusia akan berada dalam kesesatan. Tuhan tidaklah adil dalam keadaan seperti ini. Karena itu Tuhan harus menetapkan imam.

    Sesuai dengan tugas imamah, maka seorang imam adalah ma’shum ( terpelihara dari dosa ). Terpeliharanya imam dari dosa ( ishmah ) ini didasarkan pada pertimbangan bahwa manusia tidak luput dari kesalahan dan dosa, maka untuk membimbingnya diperlukan seseorang yang bersih dari kesalahan dan dosa tersebut.

    Ajaran Taqiyah berawal dari upaya untuk menyelamatkan diri sebagai konsekuensi dari posisi mereka sebagai aliran yang dilarang dan dikejar-kejar penguasa. Untuk menyelamatkan keyakinan mereka terpaksa menyembunyikan kesyi’ahannya, dengan mengaku bukan seorang Syi’ah.

    Mengenai hadis memang ada perbedaan dalam menentukan otentisitas suatu hadis. Hadis-hadis yang diakui kesahihannya oleh kalangan sunni, oleh mereka belum tentu dianggap sahih. Syi’ah menolak hadis yang tidak diriwayatkan oleh Ahlu Bait, sedangkan Sunni tidak membeda-bedakan, asalkan hadis itu memenuhi syarat ilmu musthalah hadis.

    Demikian sedikit tentang ajaran yang menjadi keyakinan kalangan Syi’ah.

    Terima kasih banyak atas tambahan infonya yang sangat bermanfaat ini.

    Salam.

    Reply

  36. zipoer7
    Nov 06, 2009 @ 23:19:25

    Salam Takzim
    Masih boleh kan berkunjung walau sudah melewati batas jam tamu, atau jam berkunjung… Nekat aja ah hanya ingin mengucapkan tiga kata, satu kalimat
    “SELAMAT MALAM SAHABAT”
    Salam Takzim Batavusqu

    —————————————————————————————————

    Terima kasih, malam-malam masih sempat berkunjung.
    Salam hangat buat keluarga.

    Reply

  37. mbah gendeng
    Nov 07, 2009 @ 17:32:30

    ujung perpecahan tu g jauh2 dai perebutan kekuasaan deh

    ———————————————————————————————

    Begitulah mbah. Manusia selalu ingin berkuasa.
    Terima kasih.
    Salam.

    Reply

  38. MasEDI Belajar Ngeblog
    Nov 08, 2009 @ 01:25:27

    Nah dengan data2 yang udah disebutkan sobat di komen2 diatas, maka memperjelas bahwa Syi’ah adalah aliran kepercayaan yang menyimpang sangat jauh dr ajaran2 Islam, bahkan dalam hal aqidah Syi’ah udah menyimpang cukup jauh, so, Menurut Jumhur Ulama’ aliran Syi’ah (rafidah) tdk bs lg dikatakan sbg bagian dr Islam dan pengikutnya bukan Muslim.
    Dalam kepercayaan Syi’ah (rafidah) mengatakan bahwa Sahabat Ali’ Bin Abi Thalib memiliki kedudukan lebih tinggi dan yg shrusnya pantas mjd khalifah pertama dr pd Abu Bakar.
    Kecintaan Syiah kpd Ahlul Bait adalah palsu,
    Syiah tidak menghormati kedudukan Sahabat Nabi, bahkan Sahabat Mu’awiyyah Bin Abi Sofyan pun dikafirkannya.
    Dan masih banyak lagi kesesatan2 syiah yg semakin memperjelas bahwasnya syiah bukan Islam tp Agama Baru Yg Berkedok Islam. Silakan baca disini, maka waspadailah jaga diri kita dan keluarga kita dr tipu daya syaithan.

    ———————————————————————————————–

    Terima kasih banyak mas atas tambahan infonya. Memang banyak hal yang tidak kita ketahui secara jelas tentang komunitas ini. Tulisan saya pun hanya sebuah catatan tentang populasi Syiah di berbagai belahan dunia, yang bersumber dari hasil riset Pew Forum. Dan dalam laporan penelitian setebal 62 halaman itu pun tidak dijelaskan apa itu Syi’ah.
    Sekali lagi , terima kasih telah berbagi untuk para pembaca blog ini.
    Salam.

    Reply

    • Abu Jurig
      Feb 16, 2011 @ 11:12:52

      “Barang siapa yang memanggil seseorang dengan (kata) kafir atau dengan kata musuh Allah, padahal tidak seperti itu, maka (pangillan itu) berpulang kepada dirinya sendiri”, dari Abu Hurairah, HR Bukhari, Muslim.

      ——————————————

      Terima kasih sudah mampir ke sini.

      Apa yang digambarkan dalam hadits di atas menunjukkan ketidaktahuan seseorang tapi ia merasa lebih tahu dan benar.

      Kalau boleh tahu Akang dari mana ? Namanya Nyunda.

      Sekali lagi terima kasih.
      Salam.

      Reply

  39. حَنِيفًا
    Nov 21, 2009 @ 18:49:35

    Punten nya @kang sanes mamatahan ngojay ka meri.
    Sufistik sesungguhnya rembesan dari hindu-syi’ah

    Wassalam, Haniifa.

    ——————————————————————-

    Sufisme atau tasawuf berkembang baik di kalangan Sunni maupun Syi’ah. Di kalangan Sunni tentu dengan dasar-dasar nilai yang berkembang di kalangan ahlussunnah wal jamaah. Tasawuf Syi’ah tentu dengan doktrin-doktrin Syi’ahnya. Di kalangan Hindu juga kalau tak salah ada semacam Sufisme, tapi entah apa namanya dan bagaimana ajarannya. Maaf kalau saya salah, saya tidak begitu mendalami masalah sufisme ini.
    Terima kasih Kang.
    Salam

    Reply

    • حَنِيفًا
      Nov 22, 2009 @ 03:14:00

      @Kang Abdul Aziz
      Di kalangan Hindu juga kalau tak salah ada semacam Sufisme, tapi entah apa namanya dan bagaimana ajarannya.
      ______________________
      Bwetull sekali @kang, namanya REIKI atau sufisme aliran wahdatul wujud… yang disebut dengan “energi alam semesta”, ritualnyah biasanya menggunakan cara-cara semedi namun tidak mempergunakan sistem pernafasan layaknya tai-chi.
      Jenis ini biasanya dibungkus dengan pengobatan alternatif hehehe… istilah mereka tenaga inner manusia harus di Attunement (baca: inisialisasi) oleh sang master (baca: guru), ujung-ujungnya sampai tingkat tertentu sang master merasa menjadi DEWA… hahaha…

      Aya postingan baru, kalau tidak keberatan:

      http://haniifa.wordpress.com/2009/11/21/darah-orang-orang-syiah-halal/

      Salam hangat selalu, @Kang.
      (duh… emut nuju janten guru honorer di smp negeri, teu pernah diangkat-angat padahal langkung ti 5 tahun… Alhamdulillah ayena ge nganggur deui … hehehe.)

      ———————————————————————-

      Terima kasih banyak atas infonya. Senang sekali bisa saling berbagi di sini.
      Ari ayeuna di mana atuh, teu di Riau deui ?
      Nuhun Kang.
      Salam.

      Reply

  40. the riza de kasela
    Nov 22, 2009 @ 00:16:30

    Islam itu cuma satu Pak
    Yaitu berdasarkan Al Qur’an dan Hadits
    Selain itu bukan ISLAM
    Ya gak sih?
    _________________
    Tidak menolak kunjungan Anda ke blog saia yang lain di http://rizaherbal.wordpress.com/

    ——————————————————————–

    Betul Mas. Hanya Islam yang ajarannya berdasarkan Al-Quran dan Hadits.
    Terima kasih.

    Reply

  41. christmas decorations
    Nov 30, 2010 @ 15:48:22

    I know this isn’t totally on topic, but I write a blog using the blogengine platform as well and I’m having troubles with my comments not displaying. Is there a setting I am forgetting? Maybe you could help me out. Thanks!

    Reply

  42. azizi fathoni
    Mar 01, 2011 @ 22:31:22

    tidak semua syi’ah dihukumi kafir atau murtad, cuma sebagian saja dari mereka semisal As-Saba’iyyah, An-Nashiriyyah, Al-Bayaniyyah, Al-Khaththabiyyah, Al-Bathiniyyah/Al-Ismailiyyah dsb. Yang lain masih terkategori bagian umat Islam. tidak ditarik dari mereka jizyah (saat tegak Khilafah nanti), diberi bagian fay’ dan ghonimah jika berperang bersama umat Islam lainnya. namun secara pribadi mereka diperlakukan layaknya Ahlul Bid’ah, semisal Khawarij dan Mu’tazilah.
    Imam Abu Manshur Abdul Qohir Al-Baghdadi dalam kitab Al-Farq baynal Firaq menjelaskan hal tersebut. wallahu A’lam

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

IP
My Popularity (by popuri.us)
%d bloggers like this: