Dasar-dasar Kependidikan dalam Al-Quran

PENDIDIKAN agama lebih luas dari pada pengajaran agama. Pendidikan Agama Islam tidak hanya bersifat mengajar dalam arti menyampaikan ilmu pengetahuan tentang agama kepada anak didik , melainkan melakukan pembinaan mental spiritual yang didasari dengan nilai-nilai ajaran agama.

Dalam pengertian yang lebih luas dapat disamakan dengan pembinaan pribadi, yang dalam pelaksanaannya tidak hanya bisa terjadi melalui pelajaran yang diberikan dengan sengaja saja, melainkan menyangkut semua pengalaman yang dilalui anak sejak lahir dan berlaku untuk semua lingkungan hidup anak, mulai dari lingkungan keluarga, kemudian lingkungan sekolah dan sampai lingkungan masyarakat.

More

Advertisements

Dasar-dasar Keberagamaan Seorang Muslim

Jumat, 4 Desember 2009 | 14:39

PARA  sahabat sedang bercengkerama dengan Rasulullah SAW pada suatu sore yang cerah, tiba-tiba datanglah seorang pemuda dengan santun dan akrab bertanya kepada nabi tentang dasar-dasar ajaran Islam. Ia bertanya,”Ya Rasulullah, beritahukan kepadaku apa yang dimaksud dengan iman ?” Nabi menjawab, ”Iman ialah bahwa engkau meyakini keberadaan Allah, malaikat-malaikat Allah, kitab-kitab yang diturunkan Allah, para rasul Allah, meyakini akan terjadinya hari kiamat, dan meyakini adanya takdir”. Sang pemuda itu bertanya lagi, ”Apa yang dimaksud dengan Islam?”.  Nabi menjawab,  ”Islam ialah bahwa engkau bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah, dirikan shalat, tunaikan zakat, laksanakan puasa Ramadhan dan ibadah haji ke Baitullah jika mampu”.

More

Insya Allah

Jumat, 09 Oktober 2009 | 23:58

Allah-eser-greenApa yang akan terjadi esok, lusa, atau bulan depan, kita tidak akan tahu. Bahkan , setelah detik ini pun, apa yang akan terjadi, masih sebuah misteri.

Segala hal yang akan terjadi, sesaat kemudian atau satu jam kemudian, termasuk dalam pengertian “yang akan datang”. Sebagai manusia, kita tidak dapat memastikan apa yang akan terjadi, kecuali bila dikehendaki Allah.
More

Hadis-hadis tentang Fadhilah Yasin

Resensi

Kamis, 01 Oktober 2009  | 22:27

Potret(035)-01-10-09Judul : Fadhilah Yasin : Telaah Kritis atas Hadis-Hadis

 

Penulis : Wawan Sofwan Shalehuddin
Penerbit : Humaniora Utama Press, Bandung
Cetakan : I, 2004
Tebal : x + 141 hlm ; 17 cm

Buku ini disusun berdasarkan telaah dan praktek mata pelajaran Penelitian Hadis yang dilaksanakan oleh Kelompok Studi Islami di Tahzibul Wasiyah. Pertimbangan kelompok studi ini adalah banyaknya hadis yang mengulas keutamaan surat Yasin dan keyakinan terhadapnya telah memasyarakat sedemikian rupa yang pelaksanaannya banyak menimbulkan persoalan secara syariat Islam.

More

Halal Bihalal dan Silaturahim

Sabtu, Malam 1 Syawal 1430 H | 20:34

Halal bihalal merupakan istilah yang sudah sangat dikenal di negeri ini. Sebagian besar masyarakat kita menganggap kata-kata ini berasal dari bahasa Arab. Nikolaos Van Dam, seorang ahli sastra Arab pun mengira demikian. Ketika ia bertugas sebagai duta besar di Indonesia tahun 2005 lalu, baru mengenal istilah itu. Sebelumnya ia hanya mengenal kata halal. Ia mencari-cari dalam kamus bahasa Arab , tapi tidak menemukannya. Kata halal bihalal tentu tidak akan kita temukan di dalam kamus , juga dalam Al-Qur’an maupun dalam hadits, karena bukan bahasa Arab.
More

Memaknai Simbol-simbol Lebaran

Kamis, 17 September 2009 | 02:17

images 23144Merayakan lebaran sering diidentikkan dengan baju baru, mudik, dan ketupat. Simbol-simbol lebaran itu kadang dimaknai sebagai sebuah pemborosan, terutama baju baru dan mudik.

Beberapa waktu yang lalu, saya pun masih menganggap baju baru sebagai sebuah pemborosan yang tidak ada dasarnya sama sekali dalam nilai-nilai Islam. Pada hal pemborosan ( tabdzir) sangat dilarang oleh Allah, bahkan seorang pemboros ( mubadzir ) dinyatakan Allah sebagai saudaranya syaitan.

More

Mintalah Agar Diberi Hati yang Lain !

Selasa, 15 September 2009 | 02:59

170px-ShalomSalamPeaceIsraelisPalestiniansMario Teguh dalam sebuah wawancara pernah mengutip ,Wahai jiwa yang tentram” (QS. Al-Fajr [89] : 27 ) . Ia menyatakan ayat itu bukan pemberitahuan, tapi sebuah perintah. Kita wajib untuk senantiasa berusaha untuk memelihara dan menjaga jiwa dan hati kita tetap tenang dan tentram. Karena hanya dengan jiwa yang demikianlah kita bisa bekerja, beribadah kepada Allah , menjalin silaturahim, mempererat ukhuwah , blogging, dan melakukan hal-hal yang baik ( beramal saleh ) lainnya.
More

Al-Qur’an : Bacaan yang Paling Banyak Dibaca

Kamis, 10 September 2009 | 23:37

220px-FirstSurahKoran

Pengertian Al-Qur’an secara etimologis masih menjadi perbedaan pendapat para ulama. Ada yang berpendapat , Al-Asy’ari misalnya, Al-Qur’an berasal dari kata qarana ( قرن ), yang berarti “saling berkait dan berhubungan”. Karena surah-surah dan ayat-ayat Al-Qur’an saling berkait antara satu dengan lainnya.

Sedangkan sebagian ulama lain menyatakan bahwa kata Al-Qur’an berasal dari kata qara’a (  قرأ  ), yang berarti “menghimpun”. Karena ia menghimpun semua intisari yang terdapat dalam kitab-kitab Allah sebelumnya. Tapi sebagian besar ulama menyatakan qara’a itu berarti “membaca” . Jadi Al-Qur’an berarti “sesuatu yang dibaca”.

Imam Syafi’i lain lagi pendapatnya. Ia menegaskan kata Al-Qur’an ( القرآن ) bukan berasal dari kata mana pun, tetapi sudah merupakan nama tersendiri yang sudah ditentukan Allah untuk sebuah kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Nama adalah nama, tidak perlu dilihat dari kata apa nama itu berasal. More

Nuzulul Quran

Selasa, 08 September 2009 | 14:25

Al-QuranNuzulul Quran ( Nuzul al-Quran ) secara literal berarti turunnya Al-Quran. Nuzul berasal dari kata nazala yang secata etimologis memiliki dua pengertian. Pertama, berarti singgah atau menempati. Kedua, berarti turun atau berjalan dari atas ke bawah.

Kedua pengertian ini, menurut Syaikh Abdul ‘Adhim al-Zurqani, tidak tepat untuk diterapkan pada Al-Quran. Sebab, singgah, menempati atau turun itu hanya tepat digunakan untuk sesuatu yang bersifat material. Sedangkan Al-Quran tidaklah demikian.

More

Puasa Sebagai Sebuah Kebutuhan

Selasa, 25 Agustus 2009 | 23:08

images29Puasa memang suatu kewajiban bagi setiap Muslim. Tapi , sebenarnya kita membutuhkan puasa itu. Dalam surah Al-Baqarah ayat 183 tidak disebutkan siapa yang mewajibkannya. Tentu , kita tahu, Allah yang mewajibkannya. Perintah puasa itu dalam bentuk kalimat pasif, “diwajibkan atas kamu berpuasa”. Ini mengisyaratkan kepada kita bahwa puasa itu untuk kita dan kita membutuhkannnya. Siapa pun yang menyadari manfaat puasa, akan mewajibkannya atas dirinya sendiri. Untuk apa berpuasa ? Tentu bukan untuk berlapar-lapar atau berlemas-lemas. Ada tujuan mulia di balik itu.

Tujuan puasa disebutkan dalam ujung ayat Al-Baqarah 183, “ … agar kamu bertaqwa.” Oleh karena itu agar kita bisa meningkatkan diri untuk menjadi seorang yang bertaqwa, perlu berbagai upaya untuk berlatih dan membiasakan diri selalu taat kepada Allah, di antaranya dengan berpuasa. Dengan puasa seseorang dituntut untuk senantiasa mengendalikan diri, menjaga diri dari hal-hal yang tidak baik, hati, pikiran, perasaan, ucapan , dan tindakan kita harus dalam kendali.

More

IP
My Popularity (by popuri.us)