Hijrah, Melangkah ke Arah yang Lebih Baik

Senin, 14 Desember 2009 | 21:41

Kata hijrah, berasal dari bahasa Arab yang secara literal berarti berpindah, meninggalkan, berpaling, dan tidak memperdulikan lagi. Menurut istilah , hijrah ialah kepindahan Nabi Muhammad SAW dari kota Makkah ke Yatsrib pada tahun ke-13 kenabian.

Sebagai seorang rasul, Nabi Muhammad SAW harus berhadapan dengan masyarakat jahiliyah di Makkah untuk menyampaikan risalahnya. Mereka memegang nilai-nilai kepercayaan yang sebenarnya merupakan ajaran yang diwarisakan Nabi Ibrahim AS, tapi telah mengalami berbagai penyimpangan dari nilai-nilai yang sebenarnya yang dibawa Nabi Ibrahim. Padahal ajaran dasar setiap rasul, sejak Nabi Adam AS, termasuk Ibrahim AS adalah nilai-nilai tawhid ( keesaan Allah ).
More

Dasar-dasar Keberagamaan Seorang Muslim

Jumat, 4 Desember 2009 | 14:39

PARA  sahabat sedang bercengkerama dengan Rasulullah SAW pada suatu sore yang cerah, tiba-tiba datanglah seorang pemuda dengan santun dan akrab bertanya kepada nabi tentang dasar-dasar ajaran Islam. Ia bertanya,”Ya Rasulullah, beritahukan kepadaku apa yang dimaksud dengan iman ?” Nabi menjawab, ”Iman ialah bahwa engkau meyakini keberadaan Allah, malaikat-malaikat Allah, kitab-kitab yang diturunkan Allah, para rasul Allah, meyakini akan terjadinya hari kiamat, dan meyakini adanya takdir”. Sang pemuda itu bertanya lagi, ”Apa yang dimaksud dengan Islam?”.  Nabi menjawab,  ”Islam ialah bahwa engkau bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah, dirikan shalat, tunaikan zakat, laksanakan puasa Ramadhan dan ibadah haji ke Baitullah jika mampu”.

More

Kurban, Sebuah Pendekatan Kepada Allah

Rabu, 25 November 2009 | 23.38

Kurban ( Qurbân ) memiliki arti dekat atau mendekatkan. Secara khusus istilah ini berarti penyembelihan binatang ternak pada hari raya Idul Adha atau tiga hari sesudahnya , yaitu tanggal 10, 11, 12, dan 13 Zulhijjah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selain kata kurban, dalam kosa kata bahasa Indonesia kita mengenal kata-kata akrab, karib dan kerabat yang semuanya berasal dari kata yang sama dan mengandung makna kedekatan.

More

Mabrurkah Haji Kita ?

Oleh : Nasaruddin Umar

”Barangsiapa yang menunaikan haji dengan niat semata-mata karena Allah, tidak berkata kotor dan berbuat fasik, maka ia akan menjadi sosok suci seperti bayi yang dilahirkan oleh ibunya.” ( HR Bukhari )

Cita-cita semua orang yang menunaikan ibadah haji, selain ingin hajinya diterima (makbul), juga yang lebih penting ingin hajinya mabrur, yakni haji yang mendapatkan penilaian khusus di sisi Allah SWT. Haji mabrur dijanjikan keutamaan khusus dari Rasulullah SAW: ”Tidak ada haji yang balasannya surga selain haji yang mabrur.” ( HR Bukhari-Muslim )

More

IP
My Popularity (by popuri.us)