Lupa Menjadi Manusia

 

Dr. Haedar Nashir ( kiri )

Pengantar :

Artikel menarik Dr Haedar Nashir, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali disajikan lagi di sini. Tulisan ini dimuat pada Refleksi harian Republika edisi hari ini, Ahad, 30 Mei 2010. Mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca.

•••••

MENGAPA manusia suka berebut sesuatu dengan sikap naif ? Memperebutkan jabatan. Berebut lahan. Berebut pengaruh dan kekuasaan. Bahkan, berebut hal-hal sepele hingga menumpahkan darah. Padahal, untuk banyak perebutan hidup yang sarat pertaruhan itu, tidak jarang harus ditebus dengan jatuh-bangun, tersungkur, deadlock, dan berakhir tragis.

More

Dasar-dasar Kependidikan dalam Al-Quran

PENDIDIKAN agama lebih luas dari pada pengajaran agama. Pendidikan Agama Islam tidak hanya bersifat mengajar dalam arti menyampaikan ilmu pengetahuan tentang agama kepada anak didik , melainkan melakukan pembinaan mental spiritual yang didasari dengan nilai-nilai ajaran agama.

Dalam pengertian yang lebih luas dapat disamakan dengan pembinaan pribadi, yang dalam pelaksanaannya tidak hanya bisa terjadi melalui pelajaran yang diberikan dengan sengaja saja, melainkan menyangkut semua pengalaman yang dilalui anak sejak lahir dan berlaku untuk semua lingkungan hidup anak, mulai dari lingkungan keluarga, kemudian lingkungan sekolah dan sampai lingkungan masyarakat.

More

Meningkatkan Intensitas Keberagamaan Melalui Pendidikan

PENDIDIKAN merupakan kata yang sudah sangat akrab kita kenal. Karena itu, boleh dikatakan bahwa setiap orang mengenal istilah pendidikan. Begitu juga Pendidikan Agama Islam ( PAI ).

Masyarakat awam mempersepsikan pendidikan itu identik dengan sekolah , pemberian pelajaran, melatih anak dan sebagainya. Sebagian masyarakat lainnya memiliki persepsi bahwa pendidikan itu menyangkut berbagai aspek yang sangat luas, termasuk semua pengalaman yang diperoleh anak dalam pembetukan dan pematangan pribadinya, baik yang dilakukan oleh orang lain maupun oleh dirinya sendiri. Sedangkan Pendidikan Agama Islam merupakan pendidikan yang didasarkan pada nilai-nilai Islam dan berisikan ajaran Islam.

More

Bersyukur atau Sekadar “Syukuran” ?

BERSYUKUR terhadap apa yang kita terima dari Allah tidak mengenal waktu. Artinya, bila seseorang mendapatkan sebuah keberhasilan, biasanya baru ia mengadakan “syukuran”. Kapan pun dan di mana pun kita harus senantiasa bersyukur kepada-Nya. Bahkan dalam kondisi apa pun hendaklah kita tetap bersyukur.

Syukuran, sebuah fenomena seremonial mulai marak di negeri kita pada dekade 80-an. Sebagai sebuah acara kadang ada kecenderungan yang sedikit keluar dari nilai-nilai transendental.

More

Menyikapi Keprihatinan dengan Cerdas

SEPANJANG sejarah kehidupan, manusia akan selalu diliputi keprihatinan. Keprihatinan akan dirinya sendiri, keluarganya, orang-orang terkasihnya, atau saudara-saudara seimannya. Terlepas apakah seseorang itu memiliki kelebihan atau kekurangan tertentu, keprihatinan terhadap sesuatu pasti dirasakannya.

Seseorang mungkin akan memiliki keprihatinan terhadap kebutuhan pangan dan kebutuhan pokok lainnya, ada juga yang memiliki keprihatainan terhadap keberagamaannya, keprihatinan akan berbuat dosa, atau keprihatinan terhadap usianya.

More

Teman-teman Sang Rasul

peperonity.com / GoogleSEEING is Believing, kata orang sana. Walaupun tidak selalu benar, bila seseorang melihat sesuatu lebih memungkinkan bagi dia untuk mempercayainya. Karena ia secara langsung akan dapat memperhatikan hal tersebut dan akan lebih memiliki potensi untuk bisa mempengaruhi persepsi, pemikiran, dan keyakinannya.

Seorang yang dengan puncak kemarahannya berniat untuk membunuh Nabi SAW, tapi ketika bertemu dengan beliau dan menyaksikan sesosok manusia dengan keluhuran akhlaknya, kelembutan tutur katanya dan smiling face –nya, ia langsung menyatakan diri untuk menjadi seorang Muslim.

More

Berharap Ampunan dan Rahmat Allah

Sometimes very simple words can have the greatest effect, if they are said in the right time.

SERING kali kita memandang rendah orang yang kita ketahui banyak berbuat dosa. Pada hal kita tidak tahu apa yang ada di hatinya yang paling dalam.

Sebagian dari kita selalu beranggapan bahwa suatu kesalahan yang dilakukan seseorang adalah sepenuhnya kemauan dia sendiri. Kita memang tidak mungkin tahu secara utuh apa motivasi yang melatarbelakanginya. Dan stigma pun ditimpakan kepadanya sebagai orang jahat.

More

Meninggalkan Istana

Pengantar :
Artikel ini ditulis oleh Dr Haedar Nashir, Ketua Pimpinan Pusat  Muhammadiyah, dalam Refleksi harian Republika edisi hari ini, Ahad, 7 Februari 2010. Tulisan ini sangat menarik, karena itu terasa perlu untuk disajikan di sini. Bagaimana tanggapan Anda ?

***

ALI IBNU AL-MAKMUN AL-ABBAS adalah putra khalifah ternama Abdullah al-Makmun. Dalam usianya yang masih belia, dia termasuk putra mahkota dan sekaligus panglima perang yang tangguh. Dia tinggal di istana yang megah. Suatu kali, dari balkon istananya, sang pangeran melihat seorang tukang kayu yang bekerja keras sepanjang hari. Ketika waktu shalat tiba, si tukang kayu bergegas mengambil air wudhu dan menunaikan rukun Islam yang kedua itu dengan khusyuk.
More

Dasar-dasar Agama Islam

Selasa, 2 Februari 2010 | 17:10

Dasar-dasar agama Islam dikenal dengan sebutan Rukun Islam ( Arkan al-Islam ). Rukun Islam ini merupakan sendi-sendi atau ketentuan dasar agama Islam . Dasar-dasar ini disepakati oleh seluruh aliran teologi Islam.

Rukun Islam ini terdiri dari lima poin sesuai dengan hadits yang diriwayatkan Bukhari-Muslim. Ketika Jibril bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, tentang apa yang dimaksud dengan Islam, Nabi menjawab,”Islam ialah bahwa engkau bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, dirikan shalat, keluarkan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan engkau ibadah haji ke Baitullah jika memiliki kemampuan.” ( HR Bukhari – Muslim ).

More

Dasar-dasar Keimanan

Senin, 25 Januari 2010 | 23:52

Di dalam agama Islam kita mengenal Arkân al-Imân . Arkân merupakan bentuk jamak ( plural ) dari kata rukn. Rukn yang dalam bahasa Indonesia menjadi rukun berarti dasar. Karena itu dasar-dasar keimanan disebut Rukun Iman ( Arkân al-Imân ).

Rukun Iman disebutkan di dalam Al-Quran, yang artinya :
“Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.” ( QS An Nisâ [4] : 136 ).

Dalam ayat ini disebutkan bahwa kita diwajibkan beriman kepada Allah, rasul-rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, malaikat-malaikat-Nya dan hari kemudian.

More

Islam, Agama untuk Semua Manusia

Kamis, 14 Januari 2010 | 23: 58

Kata Islam  berasal dari kata aslama, yuslimu, islâm, yang mempunyai beberapa arti, yaitu :
• melepaskan diri dari segala penyakit lahir dan batin,
• menyelamatkan,
• masuk dalam keselamatan,
• kedamaian , keamanan dan kesejahteraan
• ketaatan dan kepatuhan,
• penyerahan diri dan ketundukan.

Adapun menurut istilah, Islam ialah agama yang diwahyukan Allah kepada para Nabi dan rasul-Nya agar menjadii pedoman hidup bagi manusia, yang akan mendatangkan kesejahteraan di dunia dan kebahagiaan di akhirat.
More

Akidah, Ikatan Perjanjian Manusia dengan Tuhannya

Senin, 4 Januari 2010  |  23: 44

Kata aqidah merupakan mashdar ( infinitif )  dari kata ‘aqada – ya’qidu, yang berarti menyimpulkan atau mengikatkan tali dan mengadakan perjanjian. Di dalam bahasa Indonesia kita mengenal istilah  akad, juga berasal dari  kata yang sama, artinya perjanjian.

Dalam Islam, akidah dimaknakan sebagai keyakinan-keyakinan dasar Islam yang harus diyakini oleh setiap Muslim.

Akidah Islam, secara literal mengandung makna “ikatan”. Disebut “ikatan’ karena ia akan mengikat keyakinan setiap orang yang beriman, sehingga hatinya tetap meyakini dasar-dasar ajaran Islam tersebut.

More

Iman, Sebuah Pembenaran Aplikatif

Senin, 28 Desember 2009 | 23:59

One God, one humanity and one religion for all mankind is the foundation of Islam.

Iman, dari bahasa Arab âmana, berarti mepercayai, membenarkan, setia, aman, melindungi, dan menempatkan sesuatu pada tempat yang aman. Beriman kepada Allah berarti mempercayai keberadaan-Nya. Seorang lelaki yang beriman disebut mukmin, dan seorang perempuan disebut mukminah.

Menurut syara’ iman memilki makna sebagai “pembenaran dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan mempraktekkan ajaran Islam dengan anggota badan”. Dari pengertian ini, iman memiliki tiga unsur, yaitu pembenaran ( tashdiq ), pernyatan pengakuan ( iqrâr ), dan aplikasi dalam perbuatan ( a’mâl ).
More

Jesus was a Muslim

Jumat, 25 Desember 2009 | 00:05

Isa AS adalah nabi terakhir dari kalangan Bani Israil. Ia dilahirkan di Betlehem, Palestina. Ibunya adalah Maryam, sang perawan yang tumbuh-kembang di rumah Nabi Zakariya ( suami bibinya).

Maryam dikenal sebagai sosok yang selalu menjaga diri dan kehormatannya. Ia adalah seorang wanita yang saleh dan sehari-hari beribadah kepada Allah SWT di mihrabnya di Bait al-Maqdis . Suatu hari ia didatangi Malaikat Jibril yang memberitahukan bahwa ia mengandung karena izin Allah SWT. Dia hamil tanpa seorang suami, atas kehendak Allah. Kaumnya menuduh melakukan perzinahan dan meragukan keperawanannya.
More

Ibumu, Ibumu, Ibumu

Selasa, 22 Desember 2009 | 17.45

Seorang ibu berperan sebagai seorang pendidik pertama dan utama. Apa pun profesinya ia tetap seorang ibu dengan tugas pokoknya adalah mendidik anak-anaknya. Sebagai seorang pengusaha sukses, Khadijah, istri Rasulullah SAW, tetap seorang ibu yang mendidik anak-anaknya.

Bila peran utama seorang ibu ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, insya Allah sang ibu bisa mengantarkan anaknya ke sorga. “Sorga di bawah telapak kaki ibu”, kata Rasulullah SAW.

More

Previous Older Entries

IP
My Popularity (by popuri.us)