Kepribadian yang Terpecah

Oleh : KH Didin Hafidhuddin

SEJATINYA seorang mukmin adalah seorang yang menyatu antara hati, pikiran, ucapan, dan perbuatannya. Tidak ada pertentangan antara yang satu dan lainnya. Karena memang keimanan itu adalah refleksi dan manifestasi dari makrifat atau kesadaran yang mendalam, yang terhunjam dalam hati sanubari dan terealisasikan melalui ucapan dan perbuatan.
Sikap ini seharusnya mencakup dalam semua aktivitas, baik pada waktu ibadah (mahdhah) maupun dalam melakukan kegiatan muamalah.

Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS al-An’am (6): 162-163, yang masuk dalam doa Iftitah yang selalu dibaca saat kita melaksanakan shalat.

More

Advertisements

Teman-teman Sang Rasul

peperonity.com / GoogleSEEING is Believing, kata orang sana. Walaupun tidak selalu benar, bila seseorang melihat sesuatu lebih memungkinkan bagi dia untuk mempercayainya. Karena ia secara langsung akan dapat memperhatikan hal tersebut dan akan lebih memiliki potensi untuk bisa mempengaruhi persepsi, pemikiran, dan keyakinannya.

Seorang yang dengan puncak kemarahannya berniat untuk membunuh Nabi SAW, tapi ketika bertemu dengan beliau dan menyaksikan sesosok manusia dengan keluhuran akhlaknya, kelembutan tutur katanya dan smiling face –nya, ia langsung menyatakan diri untuk menjadi seorang Muslim.

More

Akidah, Ikatan Perjanjian Manusia dengan Tuhannya

Senin, 4 Januari 2010  |  23: 44

Kata aqidah merupakan mashdar ( infinitif )  dari kata ‘aqada – ya’qidu, yang berarti menyimpulkan atau mengikatkan tali dan mengadakan perjanjian. Di dalam bahasa Indonesia kita mengenal istilah  akad, juga berasal dari  kata yang sama, artinya perjanjian.

Dalam Islam, akidah dimaknakan sebagai keyakinan-keyakinan dasar Islam yang harus diyakini oleh setiap Muslim.

Akidah Islam, secara literal mengandung makna “ikatan”. Disebut “ikatan’ karena ia akan mengikat keyakinan setiap orang yang beriman, sehingga hatinya tetap meyakini dasar-dasar ajaran Islam tersebut.

More

Iman, Sebuah Pembenaran Aplikatif

Senin, 28 Desember 2009 | 23:59

One God, one humanity and one religion for all mankind is the foundation of Islam.

Iman, dari bahasa Arab âmana, berarti mepercayai, membenarkan, setia, aman, melindungi, dan menempatkan sesuatu pada tempat yang aman. Beriman kepada Allah berarti mempercayai keberadaan-Nya. Seorang lelaki yang beriman disebut mukmin, dan seorang perempuan disebut mukminah.

Menurut syara’ iman memilki makna sebagai “pembenaran dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan mempraktekkan ajaran Islam dengan anggota badan”. Dari pengertian ini, iman memiliki tiga unsur, yaitu pembenaran ( tashdiq ), pernyatan pengakuan ( iqrâr ), dan aplikasi dalam perbuatan ( a’mâl ).
More

Dasar-dasar Keberagamaan Seorang Muslim

Jumat, 4 Desember 2009 | 14:39

PARA  sahabat sedang bercengkerama dengan Rasulullah SAW pada suatu sore yang cerah, tiba-tiba datanglah seorang pemuda dengan santun dan akrab bertanya kepada nabi tentang dasar-dasar ajaran Islam. Ia bertanya,”Ya Rasulullah, beritahukan kepadaku apa yang dimaksud dengan iman ?” Nabi menjawab, ”Iman ialah bahwa engkau meyakini keberadaan Allah, malaikat-malaikat Allah, kitab-kitab yang diturunkan Allah, para rasul Allah, meyakini akan terjadinya hari kiamat, dan meyakini adanya takdir”. Sang pemuda itu bertanya lagi, ”Apa yang dimaksud dengan Islam?”.  Nabi menjawab,  ”Islam ialah bahwa engkau bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah, dirikan shalat, tunaikan zakat, laksanakan puasa Ramadhan dan ibadah haji ke Baitullah jika mampu”.

More

IP
My Popularity (by popuri.us)