Bersyukur atau Sekadar “Syukuran” ?

BERSYUKUR terhadap apa yang kita terima dari Allah tidak mengenal waktu. Artinya, bila seseorang mendapatkan sebuah keberhasilan, biasanya baru ia mengadakan “syukuran”. Kapan pun dan di mana pun kita harus senantiasa bersyukur kepada-Nya. Bahkan dalam kondisi apa pun hendaklah kita tetap bersyukur.

Syukuran, sebuah fenomena seremonial mulai marak di negeri kita pada dekade 80-an. Sebagai sebuah acara kadang ada kecenderungan yang sedikit keluar dari nilai-nilai transendental.

More

Iman, Sebuah Pembenaran Aplikatif

Senin, 28 Desember 2009 | 23:59

One God, one humanity and one religion for all mankind is the foundation of Islam.

Iman, dari bahasa Arab âmana, berarti mepercayai, membenarkan, setia, aman, melindungi, dan menempatkan sesuatu pada tempat yang aman. Beriman kepada Allah berarti mempercayai keberadaan-Nya. Seorang lelaki yang beriman disebut mukmin, dan seorang perempuan disebut mukminah.

Menurut syara’ iman memilki makna sebagai “pembenaran dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan mempraktekkan ajaran Islam dengan anggota badan”. Dari pengertian ini, iman memiliki tiga unsur, yaitu pembenaran ( tashdiq ), pernyatan pengakuan ( iqrâr ), dan aplikasi dalam perbuatan ( a’mâl ).
More

IP
My Popularity (by popuri.us)