Buah Amal Persis

Jika NU berkiprah besar dan “beribu kota” di Jawa Timur sementara Muhammadiyah memiliki amal usaha yang sangat besar dan “beribu kota” di Yogyakarta, kita setuju jika Persis “beribu kota” di Jawa Barat dan bergerak dalam bidang muamalah yang lebih besar.

MUKTAMAR XIV Persatuan Islam di Pondok Pesantren Persis Jln. Benda, Kota Tasikmalaya, bertabur “bintang”. Selain dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II juga hadir. Jusuf Kalla pun turut
memberikan pembekalan dalam muktamar ini. Semua fenomena itu menunjukkan bahwa Persis tak ubahnya seperti organisasi kemasyarakatan Islam cantik yang

More

Advertisements

Langkah Muhammadiyah Memasuki Abad Ke-2

PERSYARIKATAN Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada 8 Zulhijjah 1330 atau 18 November 1912. Menurut kalender Hijriyah, Muhammadiyah ini sudah berusia seabad lebih beberapa bulan. Tapi, menurut perhitungan kalender miladiyah baru akan tepat berusia seabad, nanti pada November 2012. Karena perbedaan waktu antara kalender hijriyah dan kalender miladiyah terpaut 3 tahun dalam satu abad.( Baca : Satu Abad Muhammadiyah, Menuju Pembaharuan Tahap Kedua ).

More

Lupa Menjadi Manusia

 

Dr. Haedar Nashir ( kiri )

Pengantar :

Artikel menarik Dr Haedar Nashir, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali disajikan lagi di sini. Tulisan ini dimuat pada Refleksi harian Republika edisi hari ini, Ahad, 30 Mei 2010. Mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca.

•••••

MENGAPA manusia suka berebut sesuatu dengan sikap naif ? Memperebutkan jabatan. Berebut lahan. Berebut pengaruh dan kekuasaan. Bahkan, berebut hal-hal sepele hingga menumpahkan darah. Padahal, untuk banyak perebutan hidup yang sarat pertaruhan itu, tidak jarang harus ditebus dengan jatuh-bangun, tersungkur, deadlock, dan berakhir tragis.

More

Satu Abad Muhammadiyah, Menuju Pembaruan Tahap Kedua

Sabtu, 28 November 2009 | 23.58

Secara etimologis nama Muhamaddiyah berasal dari kata “Muhammad”, yaitu nama Rasulullah SAW, dan diberi tambahan ya nisbah dan ta marbuthah yang berarti pengikut Nabi Muhammad SAW. KH. Ahmad Dahlan, pendiri organisasi Muhammadiyyah menegaskan bahwa,”Muhammadiyyah bukanlah nama perempuan melainkan berarti umat Muhammad, pengikut Muhammad, Nabi Muhammad SAW utusan Tuhan yang penghabisan”.
More

IP
My Popularity (by popuri.us)